18 Jul 2018

LPJK – Kementerian PUPR Gelar Launching Konstruksi Indonesia 2018

“Untuk mewujudkan pembangunan infrastruktur yang berkualitas, kita membutuhkan dukungan dari stakeholder sektor konstruksi. Dukungan ini bisa berupa pendanaan, tenaga kerja konstruksi bersertifikat, inovasi teknologi, peningkatan mutu konstruksi serta Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) konstruksi,” kata Sekretaris Jenderal Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Anita Firmanti yang mewakili Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dalam Launching Konstruksi Indonesia (KI) 2018 di Auditorium Kementerian PUPR, Jakarta, Rabu (18/7/2018).

Terkait K3, Anita menambahkan, terjadinya beberapa kecelakaan kerja saat ini jangan sampai terjadi lagi di masa mendatang. Hal ini menurut Anita akan sangat menghambat pembangunan infrastruktur yang sedang dikejar oleh pemerintah.

Sementara itu, Direktur Jenderal Kementerian PUPR, Syarif Burhanuddin menuturkan dalam diskusi panel bahwa peluang bisnis konstruksi di Indonesia terbuka lebar dengan masifnya pembangunan infrastruktur di tanah air.

“Tidak hanya peluang bisnis yang bisa diperoleh dari KI ini, namun pameran ini bisa jadi ajang bertemunya pelaku utama pembangunan dan konstruksi, sehingga bisa ditemukan solusi yang tepat bagi seluruh pemangku kepentingan,” ujar Syarif.

Konstruksi Indonesia 2018 yang akan digelar mulai 31 Oktober – 2 November 2018 di JIEXPO Kemayoran, Jakarta ini dipastikan akan diikuti 12 ribu peserta yang terdiri dari kontraktor, konsultan konstruksi, pelaku bisnis dan UMKN serta para pemangku kepentingan di sektor konstruksi dan infrastruktur.

LPJK Nasional selaku penyelenggara kegiatan KI, dalam tahun ini masih akan berfokus kepada pengembangan SDM konstruksi, dengan menyediakan workshop berbagai kompetensi, mengadakan sertifikasi gratis bagi tenaga terampil dan harga khusus bagi tenaga ahli. Terdapat juga lomba foto konstruksi selama pameran dan lomba essay konstruksi bagi kalangan mahasiswa dan pelajar. (rp)