04 May 2018

LPJK Nasional Dukung BSN Kembangkan Standardisasi di Sektor Jasa Konstruksi

Ketua Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi Nasional (LPJKN), Ruslan Rivai mendukung penuh Badan Standardisasi Nasional (BSN) untuk mengembangkan standardisasi di berbagai sektor, khususnya di jasa konstruksi.

Ruang lingkup kerja BSN, dinilai Ruslan sangat luas dan berpotensi memberikan dampak positif pada berbagai sektor. Hal ini disampaikan dalam Focus Group Discussion (FGD) yang digelar LPJKN di Hotel Veranda, Kamis, (3/5/2018), dihadiri perwakilan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dan 50 perwakilan dari Asosiasi Profesi dan Asosiasi Badan Usaha. Kegiatan FGD ini dimoderatori oleh Pengurus LPJKN, Muhammad Singgih.

Menurut Ruslan, FGD ini merupakan langkah awal untuk mempersiapkan perangkat yang diperlukan untuk membentuk Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) dan Lembaga Sertifikasi Badan Usaha (LSBU) yang dibutuhkan oleh asosiasi.

“FGD ini saya katakan penting karena di UU jasa konstruksi sudah diamanatkan bahwa setiap tenaga terampil di sektor konstruksi wajib memiliki sertifikat kompetensi kerja yang dikeluarkan oleh LSP,” papar Ruslan.
Sementara itu Kepala Pusat Akreditasi Laboratorium dan Lembaga Inspeksi BSN, Donny Purnomo Januardhi Effyandono yang hadir sebagai narasumber menuturkan bahwa UU jasa konstruksi mendorong agar para asosiasi berperan lebih optimal.

Donny juga menegaskan agar asosiasi bisa mengubah pola pikir untuk tidak sekedar menjadi pihak yang semata memiliki profesi atau kesamaan pandangan dalam sebuah organisasi, tetapi asosiasi harus mampu memberikan andil positif bagi pengembangan jasa konstruksi sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.