LPJK PEDULI GEMPA NTB

16 Agustus 2018



Dalam tiga pekan lalu, gempa terjadi di Provinsi Nusa Tenggara Barat dengan kekuatan 7,0 SR disertai gempa susulan lainnya dalam frekuensi yang cukup intensif. Bencana alam ini telah menimbulkan korban jiwa, luka-luka, kerusakan sarana umum, bangunan rumah dan pertokoan. Sebagian besar korban gempa terkena penyakit Inspeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) dan Diare serta kondisi masyarakat mengalami traumatic. Menanggapi hal ini Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi Nasional (LPJKN) dan LPJK Provinsi Nusa Tenggara Barat (LPJKP NTB) ambil peran dengan mengirimkan bantuan medis, paramedis, dan logistik untuk 1000 korban Gempa Lombok pada tanggal 10 sd 14 Agustus 2018.
Tim Medis yang dikirimkan yaitu 5 personil dokter umum dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), 1 personil trauma healer dan obat-obatan untuk korban gempa Lombok. Dilakukan berbagai kegiatan diantaranya: periksa kesehatan (medical check up), pemberian obat, dan trauma healing anak-anak dengan bernyanyi, mendongeng dan game berhadiah. Kegiatan bakti sosial tersebut dilakukan di Desa Dopang Kec. Gunung Sari; Desa Selat dan Desa Bungun Jati Kec. Narmada Kabupaten Lombok Barat serta Dusun Karanglangu Desa Tanjung, Kec. Tanjung Kabupaten Lombok Utara. Penentuan Lokasi tersebut atas koordinasi dan arahan dari Kepala Dinas Kesehatan setempat dengan melihat tingkat urgenitas kebutuhan dari para korban gempa Lombok, pungkas Nunung sapaan akrab ketua LPJKP NTB.
Harapan dari LPJK, bantuan tersebut bisa tepat guna dan tepat sasaran agar mampu menjamin berlangsungnya pemulihan kondisi kesehatan masyarakat dan traumatic pada anak-anak di Lombok. Bantuan LPJK tidak akan berhenti disini, dalam waktu dekat akan digelar diskusi nasional yang membahas tentang Gempa guna memberikan masukan kepada Pemerintah dari sisi sector konstruksi.


Related News: