Di Purworejo, Menteri PUPR Serahkan Sertifikat Tenaga Kerja Konstruksi

04 April 2019


sertifikasi purworejo lpjk nasional

Jakarta, LPJK.net – Sedikitnya 5000 tenaga kerja konstruksi di delapan daerah di Jawa Tengah mendapatkan sertifikat tenaga konstruksi. Secara simbolik, Menteri PUPR Ir Mochamad Basoeki Hadimoeljono MSc PhD didampingi Bupati Purworejo Agus Bastian SE MM memindai barcode sertifikat elektronik pekerja konstruksi, di Alun-alun Purworejo, Kamis, (4/4/2019).

Hadir juga, Anggota Komisi V DPR RI Nusyirwan Soedjono, Kepala LPJKN Nasional Ruslan Rivai, Bupati Purworejo Agus Bastian, Direktur Jenderal (Dirjen)) Bina Konstruksi Syarif Burhanuddin, Dirjen Bina Marga Sugiyartanto, Forkopimda Kabupaten Purworejo, dan sejumlah pejabat pusat, Provinsi dan Kabupaten.

Jakarta, LPJK.net– Sedikitnya 5 ribu pekerja di delapan daerah di Jawa Tengah mendapatkan sertifikat tenaga kerja konstruksi. Secara simbolik, Menteri PUPR Basuki Hadimoeljono didampingi Bupati Purworejo Agus Bastian memindai barcode sertifikat elektronik, di alun-alun Purworejo, Kamis, (4/4/2019).

Peserta yang disertifikasi merupakan tenaga kerja terampil dengan bidang jabatan bangunan umum yang berasal dari wilayah Jawa Tengah seperti kabupaten Purworejo, Kebumen, Wonosobo, Magelang, Banyumas, Cilacap, Purbalinga, Banjarnegara serta tenaga kerja konstruksi yang berasal dari program KOTAKU.

Dalam kesempatan ini turut hadir anggota Komisi V DPR RI Nusyirwan Soedjono, Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Konstruksi Syarif Burhanuddin, Dirjen Bina Marga Sugiyartanto, Forkopimda Kabupaten Purworejo, dan sejumlah pejabat pusat, provinsi dan kabupaten.

Menteri PUPR, Basuki yang juga didampingi Ketua LPJK Nasional Ruslan Rivai, dalam sambutannya menuturkan bahwa ke depan pembangunan infrastruktur masih menjadi prioritas. Menurut Basuki, hanya dengan peningkatan SDM kesejahteraan para pekerja Indonesia bisa lebih terukur dan bisa lebih dimudahkan aksesnya kepada lapangan kerja dan industri di Indonesia.

Basuki juga menuturkan bahwa saat ini untuk memperoleh sertifikat keterampilan atau keahlian sangatlah mudah, ditambah lagi saat ini Kementerian PUPR dan LPJK sudah menerapkan sertifikat digital dalam proses layanannya.

“Kalau saudara yang sudah bersertifikat masih kesulitan atau dipersulit dalam mencari kerja, tolong laporkan ke LPJK (Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi), LPJK nanti akan melaporkan lebih lanjut ke Kementerian PUPR,” ujar Basuki.

Sertifikasi di alun-alun yang menarik ribuan peserta di wilayah Purworejo ini juga menghadirkan lomba uji ketangkasan tenaga kerja konstruksi yang diberi nama “Construction Warrior”.

Lomba ketangkasan tersebut dimenangkan oleh perwakilan tukang dari Banjarnegara sebagai juara pertama, diikuti Purworejo sebagai juara kedua dan Wonosobo pada peringkat ketiga.

Selain sertifikasi, acara ini juga dipadu dengan serasehan yang menghadirkan pembicara dari BPJS Ketenagakerjaan Sudiono, Asosiasi Ahli Keselamatan dan Kesehatan Kerja Konstruksi Indonesia (A2K4) Saesario, Holcim Abner Aswi Febriyadi.

 

 

 


Related News: