Rapat Konsinyasi Perumusan Hasil Seminar dan Lokakarya

07 Oktober 2012



Hari Senin tanggal 09 Juli 2012 di Hotel Ambhara Jakarta, Tim Perumus Hasil Seminar dan Lokakarya Konstruksi Nasional telah mengadakan rapat Konsinyasi perumusan hasil seminar dan lokakarya dengan tema “Membangun Struktur Industri Konstruksi Nasional yang Kokoh dan Menunjang Pemeratan Kesempatan Kerja Bagi Seluruh Pelaku Jasa Konstruksi”.
Kegitan tersebut telah menghasilkan draf final perumusan dokumen rekomendasi kebijakan ( Consulidate Position Paper ) untuk ditindaklanjuti dengan lokakarya seri ketiga yang akan dilaksanakan pada hari kamis, tanggal 12 Juli 2012 sebagai diseminasi atas prinsip ideal sistem industri konstruksi dan kebijakan seperti apa yang perlu dilakukan
oleh Pemerintah serta rencana tindak (action plan) baik pada tataran Mikro (Pemerintah), tataran industri (LPJK) maupun tataran mikro (Perusahaan).
Lihat hasil Rumusan
Tim perumus yang telah menyusun tersebut diantaranya adalah Dr. Ahmad Suraji; Dr. Krisna S Pribadi; Prof. Dr. Rizal Tamin; Ir. Ismono, MA; Dr. Muhammad Abduh; Dr. Biemo W Soemardi; Ir. Darmatyanto SD, MBA; IR. Ruslan Rivai, MM; Prof. Dr. Gde Widiandnyana Merati; dan beberapa pembahas lainnya diantaranya
Ir. Soeharsojo; Ir. Muhammad Natsir, MSc; Ir. Sukistiarso, Dipl HE; Ir. Achmad Hanafiah; Dr. Andreas Suhono; Ir. Sulistijo, SM, MT ; Ir. Budi Karya ; Linda Hakim (BI); Muhammad Yasir (BRI); Ir. Djamaludin Abubakar, M.Sc (LKPP); Ir. Djoko Orixahadi; Dr. Tri Joko Wahyudi Adi; Prof. Krisna Muhtar; Dr. Sapri Pamulu; Dr. Hari G Soeparto; Dr. Reini D Wirahadikusumah; Agus Gendroyono, ST, MT; Ir. A. Steven Budisusetija; Ir. Janty Komajaya, MSc.
Pada kesempatan tersebut diharapkan rekomendasi ini dapat memperkuat pengawasan, mempercepat perubahan klasifikasi dari ASMET ke KBLI, peningkatan kapasitas dan fasilitas kontrakor spesialis, mendukung pengelolaan rantai pasok dan melarang vertical integration denga dimulai dari kontraktor BUMN, mendukung segmen khusus untuk kontraktor kecil, mengharuskan kontraktor asing bekerjasama dengan kontraktor nasional dan kontraktor nasional bekerjasama dengan kontraktor daerah melalui subkon)dan yang terbesar adalah merevisi undang undang jasa konstruksi.


Related News: