Smart Water Management dalam Refleksi 39 Tahun HATHI

23 Januari 2020



Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat M. Basuki hadimulyono membuka secara resmi Refleksi 39 tahun Himpunan Ahli Teknik Hidraulik Indonesia (HATHI), turut hadir beserta para jajaran Pejabat Tinggi Madya di lingkungan Kementerian PUPR dan para Pejabat Tinggi Pratama di lingkungan Ditjen Sumber Daya Air, Kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan “Agar lebih meningkatkan semangat untuk berkontribusi kepada pembangunan di Indonesia, khususnya di bidang sumber daya air”. Jakarta (22/01/2020).

Dalam sambutannya Imam Santoso selaku Ketua Umum HATHI meyampaikan Sebagai sebuah organisasi profesi yang menjadi wadah berkembangnya para praktisi di bidang sumber daya air yang telah berkontribusi hampir empat dekade lamanya, tentu tidaklah mudah jalan kita sebagai organisasi untuk mencapai banyak hal yang telah kita dapatkan hingga saat ini, Kilas balik ini diharapkan akan mengingatkan kia semua mengenai semangat awal kita berkontribusi disini, di dalam wadah organisasi HATHI, tentang apa saja yang telah dan akan kita capai bersama. Semoga dengan acara ini, kita dapat lebih meningkatkan semangat untuk berkontribusi kepada pembangunan di Indonesia, khususnya di bidang sumber daya air.

Pada kesempatan itu pula Menteri PUPR Basuki Abdullah mengutarakan telah ditetapkannya RUU SDA dalam upaya untuk melestarikan keberadaan sumber daya air, mengoptimalkan penggunaannya dan berkelanjutan, pada tanggal 15 Oktober 2019, RUU Sumber Daya Air ditandatangani oleh Presiden Republik Indonesia dan ditetapkan sebagai UU No. 17 Tahun 2019 tentang Sumber Daya Air yang baru. Undang-undang tersebut juga bertujuan untuk mengendalikan daya rusak yang terkandung didalamnya. Meski demikian, untuk mewujudkan hal tersebut masih terdapat tantangan yang perlu diatasi bersama.

Pengelolaan sumber daya air di Indonesia saat ini telah menerapkan Integrated Water Resources Management (IWRM). Di satu sisi kita dihadapkan pada keterbatasan ketersediaan air pada musim tertentu di beberapa wilayah Indonesia, tuntutan peningkatan kualitas layanan, tuntutan efisiensi, penyelesaian konflik antar kelompok pengguna, upaya pengendalian bencana yang dipicu oleh air dan tuntutan dalam menjaga kelestarian lingkungan demi pembangunan yang berkelanjutan, di sisi lain, kita juga memiliki peluang dalam pemanfaatan kemajuan teknologi informasi, seperti penggabungan penerapan IWRM dan penerapan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yang akan menghasilkan kualitas pengelolaan sumber daya air ke tahapan kualitas pengelolaan yang lebih tinggi, yang dikenal sebagai Pengelolaan Cerdas Sumber Daya Air atau Smart Water Management (SWM). SWM memungkinkan kita menyediakan data real-time otomatik mengenai kondisi sumber daya air dan lingkungan, serta prakiraan kondisi cuaca dan iklim untuk digunakan dalam menyelesaikan tantangan-tantangan terkait pengelolaan sumber daya air yang telah dilakukan berdasarkan Pengelolaan Sumber Daya Air Terpadu.

SWM dapat digunakan mulai dari tahapan perencanaan hingga operasional, mulai dari penggunaan sehari-hari hingga pengaturan dan menunjang pengambilan kebijakan pada berbagai tingkatan pengelolaan, lintas kelompok pengguna sumber daya air dan lintas wilayah. SWM memungkinkan pemerintah, industri, pemerhati dan pengguna mengintegrasikan prinsip-prinsip IWRM ke dalam strategi perkotaan, regional, dan nasional. Potensi penerapan SWM dalam pengelolaan sumber daya air sangat luas, antara lain mencakup pengelolaan kuantitas, kualitas, efisiensi penggunaan air baku untuk irigasi maupun air minum, pemantauan keamanan infrastruktur sumber daya air, penanganan resiko bencana alam terkait air, dan kekeringan Sebagai organisasi para insinyur di bidang hidraulik, HATHI harus mampu berkontribusi dalam menjawab tantangan pengelolaan sumber daya air tersebut. Keberadaan HATHI sebagai wadah untuk berdiskusi, bertukar pikiran, dan saling menimba ilmu dari satu sama lain adalah merupakan suatu rahmat yang sekaligus menjadi tanggung jawab kita untuk selalu mengembangkan wadah ini agar selalu responsif terhadap tuntutan dan perkembangan zaman.


Related News: