Tujuan Petunjuk Teknis Pelatihan Admin VVA Asosasi Badan Usaha

06 Juli 2020



LPJK Nasional menerbitkan Surat Edaran Nomor : 015/SE/LPJK-N/VI/2020 tentang
Petunjuk Teknis Pelatihan Admin VVA Asosasi Badan Usaha.

Sertifikat Badan Usaha yang selanjutnya disebut SBU adalah sertifikat tanda bukti
pengakuan formal atas tingkat / kedalaman kompetensi dan kemampuan usaha dengan ketetapan klasifikasi dan kualifikasi Badan Usaha. SBU yang dikeluarkan oleh Lembaga harus melalui proses Sertifikasi dan Registrasi.

Peraturan Lembaga Nomor 8 tahun 2013 tentang Persyaratan Asosiasi Perusahaan
Yang Diberikan Kewenangan Verifikasi Dan Validasi Awal permohonan Sertifikat
Badan Usaha Jasa Konstruksi menyebutkan bahwa Verifikasi dan Validasi Awal
permohonan SBU yang selanjutnya disebut VVA SBU adalah kegiatan pemeriksaan
kelengkapan dan keabsahan berkas-berkas yang tertera dalam dokumen permohonan
SBU yang dilakukan oleh asosiasi Mekanisme sertifikasi dan registrasi badan usaha sebagaimana yang diatur dalam Peraturan LPJK Nomor 5 tahun 2014, Peraturan LPJK Nomor 1 tahun 2015, Peraturan LPJK Nomor 3 tahun 2015, Peraturan LPJK Nomor 3 tahun 2017, dan Peraturan LPJK Nomor 4 Tahun 2017, permohonan sertifikasi dan registrasi disampaikan melalui asosiasi dengan terlebih dahulu dilakukan verifikasi dan validasi data di asosiasi, maka dari itu perlu adanya admin VV di asosiasi sebagai verifikasi dan validasi kelengkapan berkas badan usaha.

Tim Verifikasi dan Validasi Awal yang selanjutnya disebut TVVA adalah satuan kerja
tetap dalam Asosiasi yang bertugas melaksanakan Verifikasi dan Validasi Awal
permohonan SBU Badan Usaha anggotanya.

Tujuan dari Petunjuk Teknis ini adalah untuk:
1.  Menghasilkan tenaga Admin VVA yang berkualitas, berintegritas, dan mampu
    mendukung Asosiasi dalam melakukan VVA secara baik, benar, cepat, dan efisien
2. Tertib dalam pelayanan permohonan Pelatihan Admin VVA secara online
3. Mengatur lebih detil petunjuk pedoman teknis dalam pelaksanaan pelatihan serta
    output dari pelatihan secara online


Related News: