Uji Kompetensi / Sertifikasi Calon Ahli Muda Freshgraduate Program Sarjana dan Diploma IV

10 Maret 2020



Kegiatan Pembekalan dan Uji Kompetensi/Sertifikasi Calon Ahli Muda Freshgraduate Program Sarjana dan Diploma IV Bidang Jasa Konstruksi di Wilayah DKI Jakarta, Jawa Barat dan Banten Tahun 2020, bertempat di Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) Depok, tanggal 10-14 Maret 2020, hasil kerjasama Kementerian PUPR, LPJK, dan PNJ. Depok(10/03)

Panitia penyelenggara Riky Aditya selaku Kepala Balai Jasa Konstruksi Wilayah III Jakarta menyampaikan ada beberapa manfaat kegiatan ini yaitu :

  • Mempersiapkan sejak dini calon-calon SDM Konstruksi yang Kompeten, Profesional dan bersertifikat, program ini sejalan dengan amanat Undang-undang Jasa Konstruksi No 2 tahun 2017, Pasal 70 mengatur tentang “setiap Tenaga Konstruksi Wajib Memiliki Sertifikat kompetensi kerja”.
  • Diharapkan setelah uji kompetensi ini para sarjana Freshgraduate bisa mempunyai Sertifikat kompetensi kerja yang berlaku dalam jangka waktu 1 tahun dan sesuai amanat Undang-undang dan bisa diperpanjang pada saat kerja nanti dengan masa berlaku 3 tahun.
  • Pada kegiatan ini diberikan pembekalan selama 4 hari, sehingga hasilnya bisa match dengan apa yang dibutuhkan oleh Industri  Konstruksi Nasional.

Rangkaian kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Zainal Nur Arifin selaku Direktur Politeknik Negeri Jakarta, beliau menyampaikan setiap lulusan PNJ paling tidak memiliki satu sertifikat kompetensi yang bisa dijadikan add Value atau nilai tambah untuk bisa bekerja di industry konstruksi, oleh karena itu kami sangat berterima kasih sekali kepada kementerian PUPR, LPJK Nasional dan semua yang terlibat pada kegiatan ini.

Kemudian pada kesempatan ini pula Dirjen Bina Konstruksi Kementerian PUPR Trisasongko widianto menyampaikan bahwa pada 5 tahun ke depan kita mempunyai tugas membangun 2100 km pengendalian banjir dan pantai , ini membutuhkan tenaga kerja kontruksi dalam jumlah yang besar , sehingga perlu penyiapan tenaga kerja yang terlatih, terampil, professional, dan bersertifikat. Tugas tersebut adalah usaha bersama dalam menghadapi persaingan masyarakat ekonomi asean saat ini, dimana tantangan pembinaaan jasa konstruksi kedepan adalah meningkatkan harmonisasi antar pelaku jasa konstruksi, meningkatkan daya saing kontraktor, meningkatkan mutu kontruksi, menyebarluaskan informasi konstruksi, meningkatkan kesehatan dan keselamatan kerja dan meningkatkan jumlah tenaga konstruksi yang bersertifikat, untuk menjawab tantangan tersebut perlu peran aktif stackholder jasa konstruksi dan mensinergikan kekuatan nasional dalam rangka mempertahankan pasar nasional dan merebut pasar konstruksi regional.

Acara kegiatan di PNJ diikuti oleh 135 orang dengan jabatan kerja calon ahli muda bangunan Gedung sebanyak 65 orang, calon ahli muda tehnik jalan 46 orang, calon ahli muda jembatan 9 orang, calon ahli muda terowongan, tehnik jalan rel, dan dermaga dan Lepas pantai sebanyak 20 orang. Dan Pada kesempatan acara pembukaan ini dilakukan pertukaran cinderamata Dirjen Bina Konstruksi Kementerian PUPR dengan Dirjen Pendidikan Vokasional Kemendikbud, serta penyerahan plakat dari Direktur PNJ kepada Dirjen Bina Konstruksi Kementerian PUPR , Dirjen Pendidikan Vokasional dan Ketua LPJK Nasional. Turut hadir mendampingi Dirjen Bina Konstruksi Kementerian PUPR Trisasongko widianto, Sekretaris Direktorat Jenderal Bina Konstruksi Dewi Chomistriana, Ketua LPJK Nasional Ruslan Rivai, Direktur Politeknik Negeri Jakarta Zainal Nur Arifin, Dirjen Vokasional Kemendikbud Patdono Suwignjo ,Kepala Balai JKW III Jakarta Riky Aditya.  


Related News: