Buka Rakornas, Dirjen Bina Konstruksi Dorong LPJK Fokus Program Registrasi

06 Maret 2019



Jakarta, LPJK.net – Direktur Jenderal Bina Konstruksi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Syarif Burhanuddin membuka secara resmi Rapat Koordinasi Nasional 2019 Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) yang digelar di Hotel Hermitage, Senin, (4/3/2019).

Dalam pembukaannya, Syarif mengungkapkan bahwa program kerja 2019 LPJK harus fokus pada registrasi. “Saya berpesan di Rakornas ini, kepada seluruh pihak dari LPJK agar fokus pada registrasi,” ungkap Syarif.

Menurut Syarif, saat ini jumlah tenaga terampil dan tenaga ahli sangat terbatas. Dari data BPS, ungkap Syarif, terdapat peningkatan tenaga konstruksi dari 8,1 juta di akhir 2017 menjadi 8,3 juta pada akhir 2018.

“Memang, terdapat peningkatan tenaga terampil dan tenaga ahli konstruksi, namun dibandingkan jumlah yang sudah tersertifikasi, jauh sekali. Jadi, tidak ada jalan lain selain percepatan,” papar Syarif.

Sementara itu Ketua LPJK Nasional Ruslan Rivai dalam kesempatan tersebut mengungkapkan bahwa program kerja LPJK akan disinergikan dengan program kerja Kementerian PUPR, dalam hal ini Direktorat Jenderal Bina Konstruksi.

“Melalui pertemuan ini saya harapkan program kerja LPJK Nasional dan LPJK Provinsi akan berjalan seiring dengan pemerintah,” ungkap Ruslan.

Ruslan berpesan bahwa saat ini Ditjen Bina Konstruksi memberikan target sebesar 212 ribu tenaga kerja bersertifikat. Melalui rakornas ini ia berharap agar LPJK Nasional dan LPJK Provinsi bisa berkonsolidasi untuk memenuhi target pemerintah.

“Saat ini rakornas LPJK dihadiri 136 orang. Saya berharap semua peserta rakornas hari ini bisa saling berbagi saran bagaimana mendukung percepatan sertifikasi yang ditargetkan oleh pemerintah,” tegas Ruslan.

Sebagai informasi, rakornas kali ini dihadiri 136 orang, terdiri dari anggota dewan pengawas, pengurus LPJK Nasional dan LPJK Provinsi, Dirjen Bina Konstruksi beserta jajarannya.

Rakornas yang rutin digelar tiap tahun ini juga merupakan ketentuan dari Peraturan Menteri No. 51/PRT/M/2015 tentang Tata Cara Pemilihan Pengurus, Masa Bakti, Tugas Pokok dan Fungsi serta Mekanisme Kerja Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi.


Related News: