Hakordia 2018: Presiden Ajak seluruh Elemen Masyarakat Lawan Korupsi

04 Desember 2018



LPJK.net – Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2018 diperingati setiap 9 Desember. Pada tahun ini, 2018, Komisi Pemberantasan Korupsi memperingati Hakordia dengan serangkaian acara yang dikemas secara menarik. Hakordia tahun 2018 ini bertema, ““Mewujudkan Sistem Integritas Partai Politik Indonesia.”

LPJK sebagai mitra kerja kementerian/lembaga ikut hadir dalam pembukaan Hakordia yang dihadiri oleh Presiden Joko Widodo, Selasa, (2/12/2018), bertempat di Hall Birawa, Hotel Bidakara, Jakarta Selatan. Hadir dalam acara ini adalah Ketua LPJK Nasional Ruslan Rivai, Wakil Ketua I Sutijipto, Wakil Ketua II Krishna S. Pribadi dan Pengurus LPJK Nasional Hendrik S. Purnomo. 

“Selamat hari antikorupsi sedunia. Gerakan ini harus menjadi sebuah gerakan bangsa, gerakan kita bersama-sama. Baik yang dilakukan institusi negara, ‘civil society’, maupun masyarakat luas,” kata Presiden Jokowi.

KPK mengadakan Konferensi Nasional Pemberantasan Korupsi (KNPK) dalam rangka Hakordia 2018 dengan tema Mewujudkan Sistem Integritas Partai Politik. Acara berlangsung pada 4-5 Desember 2018 dengan sejumlah acara seperti seminar, lelang barang rampasan negara dan gratifikasi dan pameran antikorupsi bersama dengan kementerian, lembaga, aparat penegak hukum, dan masyarkaat sipil.

Upaya bersama kita untuk pencegahan dan penindakan korupsi terus kita maksimalkan. Kita melihat layanan berbasis elektronik, seperti e-tilang, e-samsat, termasuk penggunaan e-procurement, e-budgeting, e-planning adalah upaya pencegahan korupsi. Sistem pengaduan masyarakat seperti saber pungli kita lihat sangat disambut masyarakat kecil,” tambah Presiden.

Menurut Presiden adalah lebih dari 36 ribu aduan yang masuk ke tim Saber Pungli. Upaya lain yang sudah dilakukan adalah dengan menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) 54 tahun 2018 tentang Strategi Nasional Pencegahan Korupsi.
“Perpres itu merupakan bagian upaya kita membangun sistem penjagaan yang lebih komprehensif dan sistematis. Perpres ini menempatkan KPK sebagai koordinator tim nasional pencegahan korupsi,” ungkap Presiden.

Di Hari Antikorupsi Sedunia ini, LPJK Nasional mendukung penuh gerakan melawan korupsi di sektor konstruksi. Hal ini penting karena korupsi di sektor konstruksi akang sangat berpengaruh terhadap perekonomian dan daya saing Indonesia di mata dunia.

Tags: , , , ,

Related News: