2019, LPJK Terapkan Sertifikat Digital

27 November 2018



LPJK.net – LPJK Nasional melakukan pengembangan baru untuk memperkuat sistem sertifikasi di sektor konstruksi. Kebijakan terbaru tersebut adalah pemberlakukan sistem digital bagi sertifikat SBU, SKA dan SKT.

Menurut Wakil Ketua III LPJK Nasional, John P. Pantouw, model sertifikat digital yang akan diterapkan LPJK ini memiliki banyak keungguan.

“Sertifikat digital ini juga bagian antisipasi pemalsuan sertifikat yang saat ini marak di lapangan. Otomatis, ketika sertifikat ini tidak muncul di sistem LPJK, maka keabsahannya diragukan,” papar John dalam Sosialisasi Sertifikat Digital di Hotel Century, Senin, (26/11/2018).

Menurut John, pemberlakuan secara resmi sertifikat digital ini akan dimulai Januari 2019. Oleh karena itu, bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), LPJK terus gencar melakukan sosialisasi pemberlakuan sertifikat digital ini.

“Tentunya LPJK akan melakukan sosialisasi secara bertahap, tidak mungkin langsung kita terapkan secara langsung,” ujar John.

Sementara itu, Direktur Jenderal Bina Konstruksi Kementerian PUPR, Syarif Burhanuddin yang membuka secara resmi sosialisasi ini menuturkan bahwa mulai 2019, proses lelang akan lebih terbantu dengan adanya pemberlakuan sertifikat digital.

“Suatu ketika, panitia lelang cukup membuka smartphone, lalu scan barcode yang tertera di tiap sertifikat, maka akan terlihat apakah sertifikat itu palsu atau tidak. Tidak perlu lagi menggunakan media kertas,’’ tegas Syarif.

Syarif menambahkan, LPJK Nasional harus mulai mengatur strategi untuk sosialisasi sertifikat digital di daerah-daerah. LPJK Provinsi sebagai motor di daerah harus dilibatkan, termasuk dengan pokja di daerah.


Related News: