12 Apr 2018

Peran Sektor Konstruksi dalam Meningkatkan Ekspor Jasa Konstruksi Indonesia

Direktorat Bina Investasi Infrastruktur, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat menyelenggarakan dialog intensive forum, di Hotel Santika Premier Bintaro Tangerang, pada hari Kamis (12/04/2018), yang dihadiri oleh Kementerian Perdagangan, LPJK Nasional, pakar, perguruan tinggi, asosiasi perusahaan dan badan usaha.

Dialog ini membahas isu-isu terkait penurunan ekspor jasa konstruksi, tantangan dan hambatan, skema ekspor, bagaimana meningkatkan ekspor, dan bagaimana memformulasikan strategi serta rencana aksi dalam rangka meningkatkan ekspor konstruksi ke luar negeri.

Ketua Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) Nasional, Ruslan Rivai dalam kesempatan ini menyampaikan peran yang sudah dilaksanakan LPJK, antara lain melaksanakan registrasi usaha dan tenaga kerja, mengikuti kegiatan berbagai perjanjian luar negeri, dan kerja sama dengan CAK dalam rangka meningkatkan kompetensi tenaga kerja konstruksi.

Disampaikan juga, adanya kesulitan kelengkapan data pengalaman kerja bagi badan usaha. Umumnya hanya memberikan data untuk mencukupi pemenuhan persyaratan klasifikasi dan kualifikasi saja. Untuk itu, implementasi UU No. 2 Tahun 2017 tentang jasa konstruksi (UUJK) diharapkan segera dapat terwujud sehingga dapat mengubah mindset para pelaku usaha dan asosiasi dari administrasi menjadi pengembangan usaha berkelanjutan. Hal ini juga sudah dimulai oleh GAPENSI dengan membentuk marketplace contractor.